logo
info@seolistinghub.com
Email Us

CARA VN DI TIKTOK: TUTORIAL SANTAI BUAT YANG MASIH BINGUNG, BOSKU

TikTok tuh sekarang udah kayak pasar malam digital. Buka aplikasi, lima menit kemudian bisa ketemu orang joget, orang masak, orang jualan, orang curhat soal mantan, sampai orang menjelaskan cara menanam cabai sambil mukanya kena filter kucing. Semuanya ada. Nah, salah satu jenis konten yang sering muncul adalah video yang pakai suara sendiri alias voice-over. Tapi masalahnya, banyak orang masih bingung cara VN di TikTok itu gimana. Udah buka aplikasi, udah pilih video, tapi tombolnya muter-muter kayak abang telur gulung nyari tusuk sate.

Santai dulu. Cara bikin VN atau voice-over di TikTok sebenarnya gak terlalu ribet. Kalian gak perlu jadi editor profesional, gak harus punya komputer mahal, dan gak perlu belajar ilmu permesinan roket. Cukup HP, aplikasi TikTok, suara kalian, dan sedikit keberanian untuk mendengar suara sendiri yang biasanya bikin kita berkata, “Lah, ternyata suara gue begini?”

Pertama, buka aplikasi TikTok seperti biasa. Pastikan TikTok kalian sudah diperbarui kalau memungkinkan. Setelah masuk ke halaman utama, cari tombol tanda plus “+” yang biasanya ada di bagian bawah tengah layar. Tombol tersebut digunakan untuk membuat konten baru. Tekan saja tombolnya. Jangan takut salah pencet. Selama kalian belum menekan tombol beli sesuatu, hidup masih aman.

Setelah masuk ke halaman pembuatan video, kalian bisa memilih apakah mau merekam video langsung atau mengambil video yang sudah ada di galeri. Misalnya kalian punya video makanan, video perjalanan, video tutorial, video pemandangan, atau video kucing yang lagi duduk menatap tembok seperti sedang memikirkan cicilan. Tinggal pilih video yang mau kalian kasih suara.

Setelah video dipilih, masuklah ke bagian pengeditan. Di sinilah kalian mulai mencari fitur yang namanya Voiceover atau dalam beberapa tampilan bisa disebut Sulih suara. Nama dan posisi menu dapat berbeda tergantung versi aplikasi, bahasa, dan pembaruan TikTok. Jadi kalau tampilan kalian agak beda, jangan langsung panik. TikTok memang kadang suka menggeser tombol seperti pedagang kaki lima pindah tempat karena dikejar satpol PP.

Kalau sudah menemukan fitur Voiceover, tekan. Biasanya akan muncul tombol untuk mulai merekam suara. Nah, sekarang waktunya ngomong. Kalian bisa menjelaskan isi video, memberikan komentar, membaca teks, membuat cerita, atau sekadar ngomong sesuatu yang memang sesuai dengan konsep konten.

Misalnya kalian punya video sedang memasak. Kalian bisa bilang, “Oke guys, hari ini kita bakal bikin telur gulung yang simpel banget. Pertama-tama, kocok telurnya sampai rata.” Nah, kelihatannya gampang. Tapi ketika tombol rekam ditekan, mendadak otak kosong. Yang keluar cuma, “Eee... guys... jadi... pokoknya... ya gitu.” Ini normal. Jangan khawatir. Otak manusia memang suka melakukan logout ketika kamera mulai merekam.

Kalau salah ngomong, tinggal ulangi. Voice-over tidak harus langsung jadi dalam satu take. Kalian boleh melakukan beberapa percobaan sampai hasilnya terasa enak didengar. Kalau ada bagian yang salah, rekam ulang saja. Jangan malu. Bahkan kalau cuma mau ngomong sepuluh detik, bisa saja butuh beberapa kali percobaan. Yang penting jangan sampai kalian sudah take ke-37 dan masih belum selesai karena setiap kali ngomong selalu ketawa sendiri.

Setelah rekaman selesai, dengarkan hasilnya. Ini bagian yang sangat penting. Jangan langsung posting sebelum memastikan suara kalian benar-benar masuk. Kadang kita sudah ngomong panjang lebar, ternyata mic-nya tidak merekam dengan baik. Atau suara kalian masuk, tetapi musik latarnya terlalu keras sampai penonton lebih hafal nada musiknya daripada isi omongan kalian.

Kalau video menggunakan musik, atur volumenya supaya suara voice-over tetap jelas. Kalian bisa mengatur volume suara melalui fitur pengaturan audio yang tersedia di editor TikTok. Jangan bikin musiknya lebih kencang daripada suara. Bayangkan kalian sedang menjelaskan tutorial selama satu menit, lalu musiknya bunyi seperti sedang konser di lapangan desa. Penonton akhirnya cuma mendengar “dum dum cekrek” sementara kalian sudah menjelaskan dari A sampai Z.

Untuk mendapatkan suara yang lebih jelas, sebaiknya rekam di tempat yang cukup tenang. Tidak harus masuk studio. Kamar biasa juga bisa. Yang penting tidak terlalu banyak suara kendaraan, televisi, orang ngobrol, atau ayam yang tiba-tiba merasa dirinya penyanyi utama. Kalau sedang rekaman lalu tetangga menyalakan mesin motor, tunggu sebentar. Jangan dilawan dengan teriak lebih keras. Nanti hasilnya bukan voice-over, tapi debat antarwilayah.

Jarak HP juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu jauh karena suara bisa terdengar kecil. Tapi jangan juga ditempelkan ke mulut seperti sedang melakukan pemeriksaan kesehatan. Cari jarak yang nyaman dan bicara dengan suara normal.

Kalian juga gak perlu terlalu memaksakan suara supaya terdengar keren. Kalau suara asli kalian santai, ya santai saja. Kalau medok, gak masalah. Kalau agak cempreng, juga gak masalah. Justru suara asli sering membuat konten terasa lebih dekat dan tidak terlalu dibuat-buat. Jangan tiba-tiba mengubah suara jadi berat seperti trailer film Hollywood kalau sebenarnya sehari-hari ngomongnya, “Bang, es teh satu.”

Kalau kalian merasa suara sendiri terdengar aneh, itu juga hal biasa. Banyak orang merasa begitu ketika pertama kali mendengar rekaman suaranya. Kita terbiasa mendengar suara sendiri melalui getaran dari tubuh, sedangkan rekaman membuat kita mendengar versi yang berbeda. Jadi jangan langsung menyimpulkan bahwa suara kalian jelek. Dengarkan beberapa kali sampai terbiasa.

Sekarang, bagaimana kalau fitur Voiceover tidak ada? Pertama, coba periksa apakah aplikasi TikTok sudah diperbarui. Kemudian cek kembali bagian pengeditan video. Karena tampilan TikTok bisa berbeda-beda, nama menu dan letaknya bisa berubah. Kalau fitur tersebut memang belum tersedia pada akun atau versi aplikasi kalian, jangan panik. Itu bukan berarti HP rusak atau akun kalian sedang disita oleh kerajaan TikTok.

Perlu dibedakan juga antara voice-over dan voice message. Kalau yang kalian maksud “VN” adalah mengirim pesan suara kepada teman melalui DM TikTok, itu merupakan fitur yang berbeda. Ketersediaan pesan suara dapat bergantung pada versi aplikasi dan akun. Jadi kalau kalian mencari tombol mic untuk mengirim suara ke teman tetapi tidak menemukannya, jangan menyalahkan HP dulu.

Sementara kalau maksud kalian adalah membuat video TikTok dengan suara sendiri, Voiceover adalah fitur yang dicari. Dengan fitur ini, kalian bisa membuat konten tanpa harus berbicara langsung ketika merekam video. Misalnya kalian merekam perjalanan, kemudian setelah selesai baru menambahkan cerita menggunakan suara sendiri. Ini malah sering lebih nyaman karena kalian bisa menyusun kalimat terlebih dahulu.

Sebelum posting, lakukan preview sekali lagi. Dengarkan dari awal sampai akhir. Periksa apakah suara terlalu kecil, apakah musik terlalu keras, apakah ada bagian yang salah, dan apakah suara kalian masuk dengan pas mengikuti video. Kalau semuanya sudah oke, lanjutkan ke tahap posting seperti biasa.

Jadi kesimpulannya, cara VN di TikTok itu sebenarnya gampang. Buka TikTok, tekan tombol “+”, pilih atau rekam video, masuk ke editor, cari Voiceover atau Sulih suara, lalu tekan tombol rekam dan mulai ngomong. Setelah itu atur volume suara jika diperlukan, dengarkan hasilnya, dan kalau sudah mantap tinggal upload.

Jangan terlalu takut salah. Konten pertama mungkin terdengar kaku. Konten kedua mungkin masih banyak “eee”-nya. Konten ketiga mungkin malah ada suara ayam. Ya sudah. Namanya juga belajar. Yang penting mulai dulu.

Karena pada akhirnya bikin voice-over itu bukan lomba siapa yang paling sempurna. Yang penting suara terdengar jelas, isi videonya bisa dipahami, dan kalian nyaman dengan gaya bicara sendiri. Kalau bisa lucu, tambah bonus. Kalau bisa informatif, tambah mantap. Kalau bisa sambil jualan telur gulung, ya itu sudah naik level lagi.

Jadi sekarang gak usah bengong di depan layar sambil bertanya, “VN TikTok tuh di mana, sih?” Cari fitur Voiceover, rekam suara, edit seperlunya, lalu gas upload. Kalau take pertama gagal, ulang. Kalau take kedua gagal, ulang lagi. Kalau sampai take ke-20 masih gagal, makan telur gulung dulu. Setelah kenyang biasanya ide datang dengan sendirinya.

Begitulah cara VN di TikTok, bosku. Simpel, gak pake rapat RT, gak perlu ijazah editing, dan yang paling penting: jangan lupa pencet rekam sebelum mulai ngomong. Karena ngomong 30 detik penuh tanpa merekam itu pengalaman yang sangat menyakitkan dan tidak perlu diulangi.

Please login to comment on this Post

Most Visited Posts

1

Crypto Payment Gateway Development Company

Empowering seamless cryptocurrency transaction...

2

How Ergonomic Awareness Can Prevent Workplace Injuries?

  In today’s fast-paced work...

3

Top Ms Sharepoint Users Email List Providers in USA

Buy the Best Ms Sharepoint Users Email...

4

Larsen And Toubro Share Price - NSE Stock Price And Market Insights

Get real-time updates on Larsen & Toubro Share Price including price history, news, analysis, financial reports, and company details on StockGro. https://www.stockgro.club/stock/larsen-and-toubro-share-price/  

5

Nightly Elegance: Decoding the Enchanting Skincare Magic of Serums

1. Tailored Elixirs for Nighttime...

6

Buy our Best Selling Abortion Pill Pack Online and Get Fast Home Delivery

https://www.safeabortionrx.com/abortion-pill-pack....

7

Importance of industrial wastewater treatment by HCCB

Find why wastewater treatment plant is important in manufacturing units & learn about the importance of wastewater treatment.  

8

Wohnungsauflösung von 80 Euro

Berlin Wohnungsauflösung privat von 80 Euro zuverlässig Wohnungsentrümpelung komplett schnell spontan private Household clearance Berlin Haushaltsauflösung Waste Sperrmüll Entsorgung inkl. Abholung.  

9

Dental Emergency in Fairview, NJ 07022 | Emergency Dental Service

When you experience sudden tooth pain or...

10

Comprehensive Legal Solutions For Entertainment Industry In Los Angeles

In the vibrant city of Los Angeles, the...

Follow Us on